Mendapat undangan bermain melawan FC Klurak Kembar di lapangan TWC Prambanan, Perseka yang kala itu tak diperkuat fullback andalannya Resi Aryo yang sedang mengalami masalah dengan pergelangan kakinya.
Begitu peluit ditiup pengadil lapangan, Perseka langsung mencoba menekan dengan umpan umpan panjang yang dialirkan Sicho Wibowo dan Fadly Ginanjar, mengandalakan Eka’ dan Indra Cakil diposisi striker. Namun skema serangan yang mudah terbaca dan postur tubuh yang kalah tinggi membuat serangan Perseka mentah dikaki-kaki defender FC Klurak Kembar.
Eka membuka skor diawal babak pertama lewat sentuhan passing pendek, namun Klurak Kembar mampu mencuri gol berkat umpan jauh pemain tengah yang gagal diantisipasi Ansa Boim. Memasuki pertengahan babak pertama gawang Perseka kembali dikoyak penyerang Klurak Kembar yang lolos dari jebakan offside. Skor 2-1 hanya bertahan sebentar karena kembali Boim terlambat mengantisipasi crossing-crossing sayap Klurak Kembar dan mampu dieksekusi penyerang Klurak Kembar hingga terjadi gol, skor 3-1 menutup babak pertama.
NYARIS BOUNCEBACK
Dijeda waktu, Sakti Setiawan meminta rekan-rekannya lebih semangat dan meningkatkan insentitas serangan.
Peluit pertanda babak kedua dibunyikan, Perseka memasukan versatille player yang cukup lama absen karena bekerja diTangerang, Derisman Jauhari. Serangan yang dibangun Perseka memang terlihat lebih hidup dengan merotasi beberapa pos pemain.
Meninggalkan 3 defender dan menumpuk pemain dilini tengah, Perseka menguasai possesion bola. Bahkan hampir memperkecil ketertinggalan lewat Indra Cakil, namun sayang Indra yang sudah berhadapan langsung dengan kiper gagal menceploskan bola kemulut gawang Klurak Kembar.
Perseka terus meningkatkan serangan hingga Eka’ mampu mencetak gol keduanya dipertandingan ini, 3-2. Dan tinggal 1 gol lagi untuk menyamakan kedudukan.
Klurak Kembar tak tinggal diam, memanfaatkan lemahnya pertahanan sisi kiri Perseka yang timpang pemain Klurak Kembar sangat sering mengirim bola thru-pass kesisi kiri pertahanan Perseka yang dipercayakan pada Ugiek. Pemain Klurak Kembar yang mendapat bola empuk pun langsung melakukan penetrasi ke sisi pertahanan Perseka yang lenggang kemudian dengan mudah mengirim umpan yang mampu diselesaikan dengan maksimal oleh sayap Klurak Kembar, skor 4-2 bertahan hingga pertandingan usai.
Catatan 2 kali kalah secara beruntun ini menambah buruk statistik laga away yang dilakoni Perseka.

Eka, 2 gol yang sia-sia.

