Lelaki kelahiran Randusari, 17 Agustus ini merupakan salah satu gelandang serang terbaik yang dimiliki Perseka, dengan postur tinggi besar yang biasanya lebih cocok menjadi defensive midfielder Satrio Wibowo yang lebih akrab dipanggil Sicho oleh rekan-rekannya memiliki kreatifitas seperti kebanyakan gelandang serang di Liga Indonesia, cepat mengambil keputusan, passing akurat dan berani berduel bola atas dengan lawan, meski tak memiliki speed yang diatas rata-rata, Sicho menutupinya dengan pergerakan yang efektif meski terkadang terlihat brutal.
Bakat mantan pungawa SMA Negeri 1 Prambanan ini diturunkan dari kakaknya yang dulu merupakan stopper lugas Perseka diakhir 90’an. Tak tanggung-tanggung, statistik yang saya catat bahwa akurasi long shootnya adalah yang tertinggi daripada pemain-pemain Perseka yang lain.
Gol terbaik menurut opini saya terjadi ketika meladeni Sanan FC, 3 Juni 2012 lalu. Memanfaatkan bola liar Sicho menendang bola dari luar kotak 16, bola melengkung bebas tanpa sanggup ditepis penjaga gawang. “Sudah mirip Eden Hazard belum bos ?” ujar penggemar Chelsea FC ini diakhir laga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar